Black Love (Jung and Kim) IX

24/01/2011

Di kantor Kim. Tepat sebelum makan siang, Kim kedatangan tamu yang tidak pernah ia kira akan datang. Dialah Shin…

“Kim.. ada tamu untukmu”

“aku?”

“Ya.. tamu untukmu.. dia menunggu di kantin”

“hmmm.. apakah seorang wanita?”

“Asssh… pikiranmu selalu dipenuhi wanita ya..? bukan.. dia mengaku sebagai kakakmu, temui saja.. aku mau mengerjakan ini… jangan tanya-tanya lagi ya”

“Kau ini… aku tanya begitu saja langsung marah… dasar!”

“Heii… apa katamu? Ingat aku ini sekarang Kabag-mu”

“iya… iya…” lalu kim beranjak pergi ke kantin… “ada apa ya?” begitu katanya dari tadi

Di kantin ramai sekali para karyawan beristirahat dan mengobrol mengenai berbagai hal.

“Kim!” teriak seorang pria didekat pintu utara serentak membuat semua orang diam melihatnya

“Shin… assshh.. jangan berteriak seperti itu disini…” kata Kim lirih sambil mendekat kakaknya

“Kim, ada waktu? Aku ingin bicara sebentar”

“Ada. Silahkan bicara disini”

“Kim ikut denganku sebentar”

“ada apa… aku tidak bisa keluar kantor sekarang… masih ada yang harus kukerjakan”

“sebentar saja… ikut aku…” Shin langsung membawa adiknya ke sebuah ruangan yang di dalamnya tidak ada siapapun kecuali mereka berdua.

“Ada apa? Kau mau bicara apa lagi?”

“Aku ingin bertanya beberapa hal padamu..”

“Silahkan..”

“Aku tau.. dari dulu kau mencintai Jung.. tapi tidak seharusnya kau melukainya seperti itu”

“Jung.. terluka? Kau sudah tertinggal informasi Shin.. dan kau juga salah mengatakan sesuatu.. selama ini aku selalu menjaganya, melindunginya, selalu ada didekatnya untuk membantunya. Lalu apakah itu yang namanya melukai seorang wanita? Aku rasa tidak… Kau sendiri, waktu itu memutuskan untuk mengakhiri keputusanmu menikah dengannya, pergi entah kemana,, aku dan ibu pun tak tau kau mau pergi kemana… apa tujuanmu? Apa keinginanmu? Lalu kau menyakiti Jung dengan surat konyol itu? Coba pikir kembali… siapa yang pantas dikatakan menyakiti dan melindungi…”

“KIM!!!” bentak Shin seraya melemparkan tinju ke muka Kim

“Jangan kau tunjukkan kekonyolanmu dikantor ini Shin, kau masih ingat yang dikatakan ibu, kita semua salah.. apakah tidak bisa kau melupakan masalah yang telah lalu. Dan kita kembali menyiapkan masa depan kita. Kau sudah memiliki Seoyun yang sangat mencintaimu”

“…”

“Kemarin lusa, Seoyun bertemu dengan Jung… mereka membicarakan Jung dan dirimu, Seoyun hampir saja menyerahkan cintanya kepada Jung, dia ingin mengalah pada Jung dan tidak ingin menikah denganmu kalau Jung merasa tersakiti.. pikirkan saja.. bagaimana hebatnya Seoyun… kau harus bangga mendapatkan wanita seperti itu.”

“…”

“Dan Jung… tak pernah sekalipun merasa tersakiti saat dia berada disisiku, dia tak pernah sekalipun kecewa.. dan kami ingin segera menikah.. “

“Kau.. dan Jung…?”

Lama mereka terdiam di ruangan itu… memikirkan apa yang telah terjadi dan yang akan terjadi nanti

“Iya.. kami akan segera menikah… tentunya setelah kau dan Seoyun menikah”

“hmmm… jadi itu yang mereka maksud rahasia terungkap bulan depan”

“mereka siapa?”

“Jung dan Seoyun.. saat bertemu denganku di café insadong waktu itu”

“Shin.. masalah kita sudah selesai bukan? Aku ingin kembali kerja…” kata Kim sambil memijat wajahnya

“Kim… maaf atas kelakuanku itu”

“Tidak apa… aku pantas mendapatkan ini”

“Kim… maaf…”

“aku sudah memaafkanmu 6 tahun yang lalu.. hehehe”

“hmm… iya.. ada yang bisa kubantu untuk pernikahanmu?”

“tidak perlu… kami bisa menyiapkannya sendiri… kau jaga Seoyun dan ibu saja… aku juga akan menjaga Jung dan ibu… “

“Kim…” bisik Shin sambil memeluk Kim

“Sudah Shin.. aku harus kembali bekerja.” Kata Kim melirik jam tangan yang menunjukan pukul 1 siang

“iya… aku juga akan kembali ke kantorku”

“ASHhh.. aku lupa makan siang”

“Bawa bekalku saja Kim…”

“Ohh? Boleh?”

“bawalah masakan Seoyun sangat enak.. cobalah”

“Ohh.. Baik… Terima kasih Shin..” kata Kim sambil berlari keluar ruangan

“KIM!!!” teriak Shin dari kejauhan

“Heiii jangan berteriak di kantorku!! Ada apa lagi!!?”

“Kau!! Adikku yang luar biasa!!!”

“aaahh…!!! Jangan teriak-teriak disini.. Hei!! Kau!! Jangan berteriak-teriak dikantor Orang Ya!!!” timpal salah seorang karyawan dengan wajah yang menyeramkan, merasa terganggu karena teriakan Kim dan Shin

“Hahhahaha!!! Rasakan itu Shin!!” sambil terbahak-bahak

“hmm… Akhirnya.. Jung dan Kim… hehehe”

Shin kembali ke kantornya yang tak jauh dengan kantor Kim… apakah yang akan terjadi selanjutnya…

Karya Ayuna Kusuma

Nikmati kelanjutannya segera

Salam hangat dari saya… Yakinlah cinta akan menemukan tempatnya sendiri ^_^

Digg this! Add to del.icio.us! Stumble this! Add to Techorati! Reddit! Yahoo Messenger Twitter Share on Facebook!

Comments are closed.